Begini Usul Jokowi Agar Harga Cabai Terkendali

Screenshot_2

Liputan6.com, Jakarta – Harga cabaiA�merah mengalami kenaikan beberapa hari ini. Ini bukan menjadi hal asing, mengingat jelang memasuki bulan Ramadhan beberapa harga komoditas termasuk cabai meraha�Z selalu naik.

Menanggapi hal itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bukan hal sulit untuk mencegah adanya kenaikan harga signifikan setiap tahunnya.

“a�ZSekarang itu baru 3 hari lalu, memang yang naik itu harga cabai, itu sebetulnya perkara mudah,” kata Jokowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Hanya saja pengendalian harga cabai tersebut akan dapat dilakukan dengan mudah. Salah satunya membutuhkan komitmen para pemangku daerah untuk konsisten menjaga pasokan.

Adapun untuk terus menjaga pasokan tersebut, Jokowi juga meminta kepada para kepala daerah untuk melakukan gerakan penanaman cabai di masing-masing wilayahnya.

“a�ZKalau semua daerah, kabupaten kota, provinsi menggerakkan menanam cabai, pasti harga akan dapat dikendalikan, karena sangat mudah menanam cabai itu,” ujar Jokowi.

Tidak hanya itu, JokowiA�juga pernah mengimbau kepada para kepala daerah untuk mengalokasikan anggaran operasi pasar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Meski pemerintah pusat saat ini dapat melakukan operasi pasar melalui Perum Bulog, namun peran serta aktif pemerintah daeraha�Z untuk mengendalikan harga komoditas menjadi hal sangat penting, terutama untuk komoditas selain beras.

Sumber: Liputan6.com

Jokowi Perintahkan Kapolri Tangani Serius Pembajakan Musik

Liputan6.com, – JakartaA�Presiden Jokowi menerima rombongan penyanyi yang mengadu beberapa masalah kepadanya, salah satunya adalahA�pembajakan hak cipta. Jokowi mengatakan, aksi pembajakan hak cipta musik yang sudah berlangsung puluhan tahun jangan dianggap hal biasa.

“Ndaka�� kalau saya ndak bisa seperti itu. Harus diselesaikan. Ingatkan saya, bisikan terus saya untuk memberantas pembajakan,” kata Presiden Jokowi di depan pengurus Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) dan Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta Lagu RI (PAPRI) di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2015)

Untuk itu Presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk menangkap dan menutup industri pembajak agar sektor tersebut dapat tumbuh sehat dan pesat.

“Saya perintahkan Kapolri atasi masalah ini dengan serius. Kalau pembajakannya berlangsung terus-menerus, mestinya penegakan hukumnya juga terus-menerus,” kata Jokowi seperti dikutip dariA�setkab.go.id.

Jokowi mengatakan, selama puluhan tahun praktik pembajakan berlangsung di depan mata, tanpa ada niat serius untuk menindaknya.

“Kita tahu siapa orang di balik industri pembajakan, siapaA�backing-nya. Jangan tangkapi pedagang kaki lima pinggir jalan, mereka kan hanya penggembira. Tutup langsung industri besarnya.”

Harus Ada Aduan

Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, presiden telah memerintahkannya untuk ditindaklanjuti pembajakan hak cipta. Di dalam UU No 28 Tahun 2014, kasus ini merupakan delik aduan. Karena itu harus ada pengaduan dari pemilik hak, yaitu kepada Polri. Dengan demikian, Polri bisa menindak.

Badrodin mengatakan, bagi yang merasa dirugikan bisa mengadu setiap saat. Polisi kemudian akan bertindak berdasarkan aduan. Namun, hingga kini belum ada aduan mengenai pembajakan hak cipta lagu.

“Nah ini belum ada. Waktu itu 2 minggu lalu ada pertemuan dengan kita dan kita tindaklanjuti pembicaraan secara teknis, tapi belum dilakukan. Tetapi polisi siap saja menindak kasus pembajakan ini,” kata Badrodin.

Badrodin mengatakan, kalau pembajakan seperti mengupload dari internet dan sebagainya, maka akan dibicarakan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

“Kalau masalah pembajakan, Polri yang akan melakukan penindakan,” tandas Badrodin.

Sumber: Liputan6.com

Pimpinan DPR Temui Jokowi Bahas Revisi UU Pilkada Siang Ini

Liputan6.com, Jakarta -A�Pimpinan DPR akan menemui Presiden Joko Widodo atauA�JokowiA�untuk berkonsultasi mengenai revisi Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pertemuan tersebut akan dilakukan di Istana Kepresidenan siang nanti.

“Jam 2 siang nanti bertemu Presiden membahas kaitan mencari jalan tengah revisi UU Pilkada serentak, nanti di Istana,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Taufik mengatakan, di Komisi II DPR juga terjadi pertentangan mengenai disetujui atau tidaknya revisi UU yang baru disahkan beberapa waktu lalu tersebut. Banyak fraksi yang masih bimbang menentukan sikapnya.

“Awalnya Komisi II sudah setuju, ada beberapa sikap politik tidak sesuai, ada juga beberapa yang menolak, sehingga tidak dalam dukung mendukung atau menolak, tapi ada jalan tengah terbaik,” ucap dia.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan tanpa adanya revisi undang-undang, perselisihan yang terjadi di 2 partai yang tengah bersengketa yakni Golkar dan PPP segera selesai sebelum tahapan Pilkada serentak dimulai.

“Tapi kita harapkan sebelum Juli ada keputusan hukum yang tetap (inkracht) dari kedua parpol tersebut. Sehingga tahapan Pilkada tidak terganggu,” tandas Taufik.

a�ZSelain akan merevisiA�UU Pilkada, DPR melalui Komisi II juga akan merevisi UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Sumber: Liputan6.com

Presiden Jokowi Belum Konfirmasi Hadiri Kongres Demokrat

Liputan6.com, Surabaya -A�Partai Demokrat mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaanA�Kongres ke IV DemokratA�di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015) malam. Ketua DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi belum memberikan konfirmasiA� kehadiran pada pembukaan kongres malam ini.A�

Pak JokowiA�belum memberikan konfirmasi, yang sudah konfirmasi baru Pak JK (Jusuf Kalla),” ujar Hinca di Hotel Shangri-La, Surabaya.

Sementara, anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Dede Yusuf tidak mempermasalahkan ketidakhadiran Presiden Jokowi maupun ketua umum partai politik lainnya. Karena Demokrat memahami kesibukan mereka.A�

“Kalau sibuk kami memahami, begitu juga dengan para ketum parpol lainnya. Karena banyak juga yang menilai ini adalah acara internal kami,” jelas Dede.

Dede mengatakan, para ketua umum partai politik dan presiden akan diundang kembali saat pelantikan pengurus Partai Demokrat nanti.

“Jadi kita harapkan saat pengurus terbentuk dan dilantik, akan kita undang lagi,” ucap Dede Yusuf.A�

Kongres IV Partai Demokrat dilaksanakan di Surabaya pada 11-13 Mei 2015. Kongres akan dibuka Selasa 12 Mei besok. Kongres digelar untuk memilih ketua umum baru. Nama SBY disebut-sebut akan terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum.

Sumber: Liputan6.com

Jokowi Terkesan Lihat Kemajuan Papua Nugini

Liputan6.com, Port Moresby -A�Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Papua Nugini Senin 11 Mei 2015. Kunjungan ke negara yang bertetangga dengan Papua tersebut, berlangsung hingga Selasa (12/5/2015).

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana bertemu Perdana Menteri Papua Nugini Peter Oa��Neill di Gedung Parlemen, Port Moresby. Presiden dijamu makan malam oleh O’Neill.A�

Kunjungan Presiden yang akrab disapa JokowiA�ke Papua Nugini (PNG) untuk meningkatkan kerjasama bilateral kedua negara. Presiden Jokowi terkesan atas keberhasilan PNG meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

“Ini merupakan prestasi yang sangat mengesankan,” kata Presiden Jokowi saat jamuan makan malam.

Menurut Presiden Jokowi, semua yang dicapai PNG tidak terlepas dari kepemimpinan Peter Oa��Neill dalam memajukan negaranya.A� “Saya juga terkesan dengan pertumbuhan ekonomi PNG yang sangat tinggi sekali,” lanjut Presiden Jokowi.

Hubungan persahabatan Indonesia-PNG telah memasuki usia 40 tahun, Presiden optimistis hubungan diplomatik yang terjalin selama ini dapat memberikan arti penting bagi pembangunan kesejahteraan rakyat di kedua negara.

“Kunjungan saya kali ini akan kembali meneguhkan komitmen tersebut. Saya optimis ke depan hubungan bilateral Indonesia-PNG akan terus meningkat,” tandas Jokowi.

Dikutip dari situsA�setkab.go.id, Selasa (12/5/2015), Presiden Jokowi juga mengatakan, PNG merupakan tetangga penting, di mana kedua negara tidak hanya telah hidup bersama berdampingan, tapi juga saling berbagi pulau dan juga berbagi harapan. Kesamaan budaya, tradisi, dan nilai-nilai telah menjadikan Indonesia-PNG saling bersahabat.

“Sebagai saudara sudah tentu PNG akan membantu Indonesia membangun persahabatan dengan negara-negara Melanesia di kawasan,” ujar Presiden Jokowi.

Perdana Menteri PNG Peter Oa��Neill dalam sambutannya mengatakan, setelah pertemuan bilateral, para perwakilan kementerian kedua negara akan menandatangani nota kesepakatan (MOU) mengenai kerja sama pengembangan sumber daya migas, dan pencegahan serta memerangi kejahatan antara negara.

“MOU ini mencerminkan makin luas, relevan, dan modern jalinan bilateral antara kedua negara,” ucap PM Peter Oa��Neil.

Selana Ibu Negara Iriana, terlihat dalam rombongan Presiden Jokowi yakni Menteri Menko Polhukam Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.

Presiden Joko Widodo dan rombongan mendarat di Bandara Internasional Jacksons Papua Nugini Pukul 13.00 waktu setempat, Senin kemarin.

Sumber: Liputan6.com

Jokowi Bagikan KIS di Halmahera

Liputan6.com, Jakarta Sejak diluncurkan pada tanggal 3 November 2014 lalu, Kartu Indonesia Sehat (KIS) terus dibagikan ke seluruh pelosok Indonesia. Siang ini, Presiden Joko Widodo bertolak ke A�Kota Sofifi, Halmahera untuk membagikan KIS.

KIS yang terintegrasi bersama Program Keluarga Sejahtera dan Program Indonesia Pintar, saat ini telah terdistribusikan sebanyak lebih dari 4 juta Kartu, atau tepatnya 4.426.010 kartu kepada peserta PBI, di 18 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Kamis (7/5), Presiden telah membagikan KIS secara simbolis di sejumlah daerah Indonesia bagian timur. Sebanyak 204 KIS telah dibagikan kepada peserta PBI di Pulau Buru, Kepulauan Maluku. Dan hari ini (8/5), Presiden membagikan KIS pada 502 peserta PBI di Pulau Sofifi, Halmahera. BeliauA�akan melanjutkan perjalanan ke Papua usai melaksanakan sholat Jumat, siang ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah menyerahkan KIS kepada buruh kebun di Deli Serdang pada 18 April 2015, buruh perkapalan di Jakarta Utara pada 28 April 2015, serta buruh industri garmen di Ungaran pada 29 April 2015.

Sumber: Liputan6.com

Jokowi: Saya Pecat Direktur RS yang Tak Layani Pasien KIS

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo kembali membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) pada 204 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)A�di Pulau Buru, Maluku. Dalam sambutannya, Jokowi kembali menekankan pada masyarakat untuk menggunakan KIS dan melaporkan kepada pemerintah daerah bila tidak terlayani dengan baik.

“Jadi kalau cuma batuk, ke puskesmas. Kalau sudah sakit berat nanti diberi rujukan ke rumah sakit. Kalau ada yang tidak dilayani, laporkan ke Bupati. Tak ditanggapi? Lapor Gubernur, Menteri Kesehatan, dan Presiden. Kalau ternyata rumah sakit A�nggak bener, Direkturnya saya copot,” kata Jokowi di alun-alun Desa Wanareja Kecamatan Weapo, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (7/5/2015).

Jokowi mengakui, pelayanan kesehatan saat ini masih belum sempurna dan perlu pembenahan di semua sisi. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap memeriksakan diri bila sakit tanpa khawatir biaya.

Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melaporkan, saat ini sebagian besar Rumah Sakit di Indonesia telah dapat melayani peserta BPJS ataupun KIS. Setidaknya, per 10 April 2015, terdapat 1.662 rumah sakit dan 8 rumah sakit kelas D Pratama.

Sumber: Liputan6.com

Jokowi Kunjungan Kerja ke Wilayah Indonesia Timur Mulai Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta -A�Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerjaA�ke wilayah Indonesia Timur dari 7-12 Mei 2015. Presiden mengunjungi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan dilanjutkan kunjungan kenegaraan ke Papua Nugini.A�

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Pariwisata Arief Yahya berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu 6 Mei 2015 tengah malam. Rombongan mendarat di Bandar Udara Patimura Ambon, Maluku, Kamis (7/5/2015) pukul 06.00 WIT.

Dikutip dariA�setkab.go.id, di Ambon, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri a��peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Grand Launching Mangente Ambon Tahun 2015 pada hari ini.

Jokowi juga dijadwalkan untuk melakukan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada beberapa perwakilan masyarakat Ambon.

Dari Ambon, Presiden dan Ibu Negara akan bertolak menuju Pulau Buru guna melakukan Pencanangan Penanaman 100 Hektar Padi dan Peresmian Bendungan Way Leman. Sebagaimana di Ambon, Presiden juga akan menyerahkan KKS, KIS, dan KIP kepada perwakilan masyarakat di Pulau Buru.

Usai kunjungan ke Maluku, pada Jumat 8 Mei 2015, Presiden Jokowi beserta rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Maluku Utara, untuk melakukan pencanangan pembangunan Kota Baru untuk ibukota Provinsi Maluku Utara dan peresmian proyek infrastruktur.

Pada Sabtu 9 Mei 2015, Presiden Jokowi dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Papua dan Papua Barat.

Pada hari yang sama,A� Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan groundbreaking pembangunan fasilitas PON tahun 2020, peresmian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jayapura, dan groundbreaking jembatan Layang Hamadi-Holtekam.

Dari Jayapura, Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke dan Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Dalam kunjungan di Manokwari, dia akan meresmikan sistem kabel laut Sulawesi-Maluku-Papua cable system (SMPCS).

Setelah kunjungan kerja di 3 daerah ini, PresidenA�JokowiA�juga akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Papua Nugini pada 12 Mei 2015.

Sumber: Liputan6.com

5 Helikopter dan Ribuan Personel Siap Amankan Jokowi di Papua

Liputan6.com, Jayapura –A�Sebanyak 5 helikopter disiagakan dalam kunjungan kerjaA�Presiden Jokowi di PapuaA�pada 8-10 Mei 2015. Jokowi akan menyambangi Jayapura, Merauke di Papua, dan LNG Tangguh di Bintuni, Papua Barat.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G Siahaan mengatakan, disiagakannya helikopter dalam kunjungan Presiden Jokowi kali ini untuk mempermudah pendistribusian sejumlah keperluan Presiden dan rombongan. Selain untuk sewaktu-waktu jika diperlukan jalur udara dalam kunjungan Presiden ke sejumlah titik di Papua.

“Kami menyiagakan 3 jenis helikopter jenis Puma dan 2 helikopter Super Puma VVIP,” kata Fransen G Siahaan, Kamis (7/5/2015)

Fransen menuturkan, selain itu, ada sekitar 6.000-an personel gabungan TNI/Polri yang disiagakan dalam kunjungan Jokowi itu. Dengan rincian, 3.200-an personel TNI dan 2.700-an personel polisi. Pengerahan personel paling banyak akan dilakukan dalam kunjungan Jokowi di Jayapura.

“Ada lebih dari 5 titik lokasi yang akan dikunjungi Jokowi di Jayapura, di antaranya setelah di jadwalkan sore tiba di Jayapura, Jokowi akan langsung berkunjung ke Pasar Tradisional Prahaa di Kabupaten Sentani dan bermalam di Jayapura,” kata Fransen.

Pada 9 Mei paginya, Jokowi akan langsung melakukan peresmian fiber optic di Kantor Telkom, Base G, Jayapura, lalu di lokasi Insitut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Papua, Jokowi akan meresmikan 3 proyek sekaligus yaitu pembangunan Jembatan Holtekamp, peletakan batu pertama pembangunan venue beberapa cabang olahraga untuk PON 2020, dan peresmian gedung IPDN.

Kemudian pada 10 Mei 2015, Jokowi akan bertolak ke Merauke, untuk panen raya di daerah Wapeko, Distrik Kurik, Merauke. Ada kemungkinan Jokowi akan menginap di Merauke. Lalu keesokan harinya 11 Mei 2015 akan melakukan kunjungan ke LNG Tangguh di Bintuni, Papua Barat.

Daerah Rawan

Komando Distrik Militer (Kodim) 1701/Jayapura mewaspadai ada lebih dari 3 titik daerah rawan gangguan keamanan menjelang kedatangan Presiden Jokowi di Kota Jayapura.

Komandan Kodim 1701/Jayapura, Letkol Inf Yoyok Pranowo mengatakan, sejumlah titik tersebut di antaranya di Perumnas 3 Waena, Lingkaran Abepura, Waena, dan Tanah Hitam. Pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat terkait. Diharapkan kegiatan berjalan lancar dan aman.

“Personel organik Garnizun akan tetap disiagakan. Tidak ada pengamanan yang berlebihan, hanya kami mengantisipasi sejumlah titik yang sering dijadikan kelompok untuk berunjuk rasa dan kami mencegahnya agar, kelompok-kelompok tersebut tidak melakukan unjuk rasa,” kata Yoyok di tempat terpisah.

Yoyok mengatakan, seharusnya tidak perlu adanya penolakan terhadap pimpinan tertinggi di negara ini dari sejumlah tokoh agama di Papua. ApalagiA�kehadiran Jokowiuntuk menyelesaikan masalah di Papua.

Sumber: Liputan6.com

Ekonomi Melambat, Jokowi Panggil Menkeu dan Gubernur BI

Liputan6.com, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardoyo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu pagi ini.

Dari pantauanA�Liputan6.comA�di Istana Kepresidenan, Agus Marto datang lebih dahulu dengan didampingi Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto memasuki kantor presiden pada pukul 08.50 WIB.

Setelah Agus dan Anda�Zi memasuki ruangan, selang 10 menit kemudian Menteri Keuangan juga menyusulnya. Ditanya mengenai apa yang akan dibahas pagi ini, Menkeu belum menyampaikan kepastiannya. “Nanti saja,” kata Bambang sambil memasuki kantor presiden, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Pertumbuhan ekonomiA�kuartal I 2015 tercatat 4,71 persen secara Year on Year (YoY), menurun dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 5,02 persen.
a�ZDirektur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi melambat pada periode ini sejalan dengan berbagai indikator yang dipantau oleh Bank Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
a�Z

“Pelemahan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2015 terutama didorong melemahnya kinerjaA� beberapa komponen permintaan domestik seperti konsumsi lembaga non profit, konsumsi pemerintah dan investasi pada sektor bangunan,” kata Tirta.
a�Z

Penyerapan belanja pemerintah belum optimal terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara- Perubahan (APBN) 2015 yang baru disahkan. Selain itu, belanja di sepuluh kementerian dan lembaga juga belum terealisasi.
a�Z

Sementara itu, penurunan yang terjadi pada pertumbuhan konsumsi lembaga non profit terutama akibat lebih rendahnya belanja pada periode ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sangat besar dengan ada belanja pemilu (base effect).
a�Z

“Pada investasi bangunan, pelemahan diakibatkan oleh masih adanya sikap wait and see sektor swasta dan masih belum berjalannya proyek-proyek pemerintah,” tegas Tirta.
a�Z

Di sisi eksternal, kinerja ekspor juga menurun sejalan dengan masih lemahnya permintaan dan turunnya harga komoditas dunia. Sementara itu, pertumbuhan impor mengalami penurunan cukup dalam sejalan dengan melemahnya perkembangan permintaan domestik.
a�Z

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomiA�akan mulai kembali meningkat pada kuartal II 2015. Pengeluaran pemerintah diperkirakan meningkat mulai kuartal II 2015 dan seterusnya sehingga menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi.a�Z

Sumber: Liputan6.com